#100Days Writing Challenge
307 words
@4r2w8yp6i0

#3 - Writer's Block

Apa yang membuatmu dapat menulis selain emotional pain dan rasa ingin tahu atas ilmu pengetahuan? Hanya ingin bercerita? Memang, apa yang kau ceritakan? Ingin menyampaikan pesan? Pesan apa yang kau sampaikan?

Bercerita juga menyampaikan adalah terkait dengan cara apa dan kemana suatu roti di bawa. Lantas, roti apa itu? Bagaimana roti tersebut dapat tercipta dan apa saja bahan bakunya? Bagaimana bentuknya dan untuk apa roti itu dibuat?

Jikalau pertanyaannya adalah untuk apa membuat roti, mungkin dapat terjawab dengan alasan di awal: bercerita atau pun menyampaikan. Lalu, untuk apa roti itu dibuat dan dengan apa?

Terlalu banyak berpikir, tulis saja dulu. Ketika kau sudah terbiasa, maka rasa keingintahuan akan timbul, diawali dan diikuti dengan membaca. Mungkin, akhirnya akan membantumu menyembuhkan diri.

Entahlah, siapa yang tahu. Coba saja.

#2 - Suara dan Dorongan

Aku penasaran dengan apa yang orang-orang katakan tentang suara dan dorongan (voices and urges). Sebenarnya seperti apa? Apakah sampai seperti itu?

Karena selama ini aku rasa aku tak pernah mendengar suara, hanya pikiran-pikiran saja yang lewat. Pikiran-pikiran tadi tidak memanifestasikan diri mereka dalam bentuk lain, seperti misal suara atau bayangan.

Begitu juga dengan dorongan. Seingatku dorongan hebat yang pernah aku alami adalah ketika awal mengonsumsi alkohol. Keinginan untuk meminumnya setiap hari begitu besar. Namun, seiring berjalannya waktu dan lambung yang mulai terlatih, ya sudah, alkohol adalah alkohol, tidak ada dorongan di sana.

Kemudian aku berpikir, jangan-jangan secara tidak sadar aku sedang roleplay sebagai pesakitan?

#1 - Bercerita dan Mencari Perhatian

Aku berpikir dengan bercerita mungkin akan sedikit meringankan beban. Tetapi, entah mengapa, aku merasa seperti mencari perhatian dari orang lain. Padahal bukan itu maksud dan tujuanku.

Mungkin, seperti kata orang-orang, semua itu hanya ada di kepalaku. Mungkin aku yang terlalu sering membawa perasaan kemana pun aku pergi.

Entahlah, aku tidak tahu.

#0 - Tidak Tahu

Mungkin dengan menulis akan sedikit membantu.

Maka dari itu, mulai hari ini, setiap hari, akan diusahakan untuk menulis. Entah seberapa buruk tulisan itu nantinya.