Sebuah Review Moscow Tidak Percaya pada Air Mata

Москва слезам не верит /moskwa slizam ne verit/ (Moscow Tidak Percaya pada Air Mata) atau dalam bahasa Inggris Moscow does not Believe in Tears adalah salah satu film Uni Soviet terbaik yang pernah ada. Film ini menggambarkan kehidupan kota Moscow pada dua era Soviet tahun 1958 dan waktu film ini dibuat 1979.

Cerita utamanya berfokus pada tiga perempuan: Katya, Lyuda, dan Tonya meskipun sebenarnya lebih fokus kepada Katya. Plot yang sangat bagus dan mungkin sempurna. Penggambaran perempuan Rusia dengan berbagai tingkahnya juga tipikal pria Rusia. Semua digambarkan dengan sangat luar biasa.

Saya akan bahas sedikit tentang nasib tiga perempuan tersebut. Katya seorang perempuan yang kurang beruntung dengan laki-laki. Dia akhirnya hidup dan membesarkan anaknya sendiri. Sementara, Lyuda berhasil menemukan laki-laki idaman tetapi pada akhirnya pernikahan gagal karena alkohol. Meskipun sudah bercerai, mantan suaminya tetap berusaha menjalin komunikasi dan juga sering meminta pinjaman uang. Tonya adalah memiliki kisah lain, dia dan suaminya berhasil membuat keluarga bahagia.

Pembahasannya sangat luas meliputi karir, keluarga, romans, dan masih banyak lagi. Film ini sangat sarat dan patut ditonton di segala masa.

Anda bisa baca lebih lanjut tentang film ini di Sini

Untuk melihat bisa langsung disini Part 1


Untuk part 2



You'll only receive email when they publish something new.

More from Jing Xing #100Days