Eka Notes

Catatan dan blog seputar teknologi, linux, vps dan banyak lainnya

Belajar Programming Lagi

Tahun 2019 adalah tahun yang produktif bagi saya dalam mengenal bahasa programming, mulai dari scripting bash, bahasa python dan sedikit javascript. Sampai saya bisa membuat beberapa script baik dalam bahasa bash maupun python yang membantu pekerjaan yang dulunya sering saya kerjakan melalui excel tapi lewat pengetahuan bahasa programming bisa dengan mudah mendapatkan shortcut.

Walaupun tak seintensif tahun 2019, mulai tahun 2020 saya juga mulai banyak memahami bagaimana logika pemrograman. Tapi sejak awal 2021 belum ada sama sekali saya belajar bahasa programming padahal kalau bisa dibilang ilmu saya masih sangat dangkal. Mungkin karena awal 2021 ini cryptocurrency lagi dalam keadaan bull market jadi saya fokus dibidang tersebut dulu.

Baru ketika ada tanda-tanda bear market diakhir Ramadhan 1442 ini saya mulai lagi melirik blogging dan programming. Tapi sekarang saya lagi mulai menggandrungi front-end programming karena tertarik untuk meng-cloning website-website yang bagus ke theme statik cms yang saya sukai yaitu Hugo dan HTMLy.

Blog Hugo saya yang anyar putraeka.eu.org menggunakan theme dari repository Hugo dan dibuat oleh mahasiswa China yang lagi belajar di Spanyol. Saya melihat theme-theme Hugo maupun Hexo buatan designer China bagus-bagus hasil desainnya. Melihat hal tersebut saya jadi terpacu untuk paling tidak bisa meng-kloning theme web lain dan pada akhirnya bisa membuat theme original sendiri.

Saya sendiri sudah dua kali meng-kloning theme HTML ke platform blogging, beberapa saat yang lalu waktu platform blog wagomu masih aktif salah satu blog saya yang beralamat di bangeka.wagomu.id memiliki theme unik khusus wagomu buatan sendiri. Saat mengerjakan script web statik dari bashblog saya juga membuat porting theme hacker.

Jadi mulai hari ini saat posting ini dibuat saya mulai belajar lagi HTML5, CSS3, dan Javascript. Semoga diakhir tahun sudah bisa porting beberapa theme dan membuat theme sendiri.

Ternyata Standard Notes Bisa di Oprek Lho!

Waktu pertama kali nulis artikel pertama saya masih menggunakan browser untuk mengakses standard notes. Saat itu masih kepikiran cara lama menggunakan aplikasi notes ini, karena ga tau kalau standard notes ada ekstensi versi gratis. Yang saya tahu selama ini, aplikasi yang terkenal diantara para linuxer dan pejuang privacy bahwa untuk mendapatkan ekstensi dari standard notes kita harus membayar biaya bulanan terlebih dahulu.

Biaya bulanan ini yang agak memberatkan saya, karena bagi orang Indonesia $10 perbulan sangat lumayan, domain aja yang $10 setahun agak males renewalnya, apalagi $120 setahun. Kalau nantinya pihak standard notes mau merubah harganya sesuai negara seperti beberapa aplikasi di android and ezinesnya mba Julia Evans, ada kemungkinan saya akan subscribe layanan ini.

Beberapa hari yang lalu saya searching ekstensi yang bisa didapatkan free, akhirnya ketemulah satu repo di github yang lumayan lengkap. Saya menggonta-ganti tampilan/theme, editor dan font. Setelah menemukan yang cocok akhirnya saya putuskan untuk menjadi lebih dekat (lagi) dengan aplikasi standard notes ini.

Link untuk github reponya bisa dicari di internet tapi saya hari ini bertemu saya salah satu blog di listed yang merewrite ulang github repo tersebut dan alamatnya ada disini.

Saya juga barusan nambah pasukan baru di gecko.ddns.net, sub domainnya sudah saya daftarkan sebulan yang lalu, hari ini dapat email untuk perpanjang. Karena tiap bulan harus direnew manual dengan cara mengklik link yang dikirim via email. Saya menggunakan hugo dan vercel agar mendapatkan gratis SSL dari letsencrypt untuk custom subdomain.

Oh ya bagaimana cara mendapatkan SSL di tumblr ya? Kemaren saya menggunakan tumblr dan sudah menggunakan A records tapi sampai sekarang tidak mendapatkan SSL gratis di custom domain tersebut

Notesnya Bang Eka

Kalau nulis disini, jadi ga perlu nulis di obsidian lagi dong. Cuma kalau nulis standard notes via web, ga bisa edit via editor lain seperti appenditor. Nanti mau coba download standard notes versi desktop. Kemaren sih pernah download standard notes yang versi appimages, cuma karena lebih suka nulis via text/markdown editor lain, standard notesnya jadi dilupakan.

Versi standard notes yang web juga ga bisa upload gambar, mungkin karena hosting yang diberikan cuma buat text. Karena pengen cepat jadi upload aja di image hosting yang sudah terpercaya dari dulu yaitu di cloudup.com. Sayang sekarang cloudup ga nerima pendaftaran akun baru lagi.

Gambar saya edit melalui canva, ukuran aslinya lumayan gede karena menggunakan png (sekitar 1,6mb) sebenarnya udah saya convert ke jpg menggunakan tool imagemagick, tapi filenya masih besar (400-an kb), akhirnya saya menggunakan tool kompress jpg yang membuat file gambarnya tinggal 200-an kb, lumayan menghemat bandwidth buat user kalau buka blog ini.

Blog ini juga bisa diedit cssnya, semua pengaturannya dilakukan via notes, mantep juga ya. Untuk membuat fitur page/halaman juga seperti halaman kontak tinggal setting header dari catatan dan bisa juga setting halaman publish dan canonical. Semuanya ada dibagian dokumentasi dari standardnotes.

Eh btw dulu terakhir kali buka web standard notes itu pake ekstensi dot org, sekarang pake dot com ya?

Cons dari standardnotes versi standard atau gratisan ini apa ya?

  • Ga ada word count
  • Ga ada markdown editor

Pros dari standardnotes

  • Update via cloud, ga perlu takut hilang catatan kalau ada apa-apa sama laptop/android
  • Ada aplikasi di semua platform seperti windows, android, linux and mac (mantap)
  • Catatan yang ga mau dipublish ke blog di encrypt oleh standard notes, jadi kita ga boleh kehilangan passwordnya lho

Segitu aja dulu posting pertama disini